Milk Bread

IMG_20160410_183005 copy

Artikel dalam Bahasa Indonesia, klik di sini :)

Yes, i finally made bread!! ^_^

To be honest, this is not my first. I had made bread several times before. The reason i haven’t shared any bread making experience until now it because.. in the past i always forgot to take a picture of them 😛

A friend posted a recipe video at Facebook. The recipe looks easy and the bread looks soo yummy that makes me eager to try, even though i was a bit sick (well, still am actually 😀 ). Unfortunately,  i can’t find the video anymore. So, i’ll try my best to write the steps as clear as i can 🙂

Here we go ^^

Ingredients:
flour 550 gr High Protein Flour yeast 20 gr Dry Yeast
milk-powdered 50 gr Powdered Milk egg 1 Egg
butter 50 gr Butter sugar 90 gr Sugar
milk  300 ml Milk salt n pepper  7 gr Salt
Steps:
  1. In a large bowl, mix with spatula flour, powdered milk, sugar, and dry yeast.
  2. Add in salt then mix again.
  3. Add egg and milk.
  4. Melt butter, then pour into bowl.
  5. Now, in the video, above ingredients are mixed using a bread mixer. Well, i don’t have it, so i did it with muscle mixer, a.k.a my hand, as step 6 – 8 below 😛
  6. Mix with spatula until well combine. It will be very sticky.
  7. Sprinkle some flour on top of clean flat surface. Transfer the dough onto it.
  8. Start kneading the dough. Kneading is easy yet tough at the same time. What we do in kneading basically only folding (and sometimes throwing) the dough onto surface until it becomes elastic and not sticky both on hand and surface. This kneading process needs 10-15 minutes. A good bicep exercise actually 😛
  9. Rub oil or melted butter onto a clean bowl’s surface. Then transfer dough into it.
  10. Now, we are proofing dough. Proofing is just a process to let the dough rest so yeast can so its thing to expand the dough. Yeast needs a warm environment. So, cover the bowl with plastic wrap or kitchen towel. You may want to put it inside an off oven or microwave with leaving the door slightly open. Proof the dough until it doubles its self. This process needs around 60 – 90 minutes, depends on your environment’s humidity.
  11. After dough’s size is doubled, punch it so it is deflated.
  12. Since my oven is very small, i can only use 20×20 cm baking tray. So, i cut dough in half. I work with the first half, let the other half rests again (like step 10).
  13. Rub oil/butter onto baking tray’s surface.
  14. With the first half, cut it into 8 pieces. Roll each pieces into balls. Now for each ball, flatten it into 10 cm-width rectangular-ish shape. Roll along the length so it becomes cylinder. Put it on baking tray. We’re making 4 by 2.
  15. Let them rest for another 15-30 minutes to make them expanding until they touch each other.
  16. Mix egg with 1 tablespoon milk. Brush it on top of the dough.
  17. Bake with 180º C preheated oven for 20-25 minutes or until the top is golden brown.
  18. Take it off from oven and let it cool for a while.

This slideshow requires JavaScript.

For the 2nd batch, i try to be a bit creative. So i stuff some chocolate and cheese inside the bread. Also i make a “cinnamon roll” by flatten dough, sprinkling cinnamon sugar, rolling and cutting it, and brush it with condensed milk. Yummy !! ^^

IMG_20160410_184217 copy

Ps: This recipe makes a quite soft bread. But unfortunately the softness reduced a lot when it becomes cold. So you need to warm it before eat. ^^

~ ♥ ♥ ♥ ~

Roti Susu

 

IMG_20160410_183005 copy

Ya, aku akhirnya bikin roti!! ^_^

Sejujurnya, ini bukan pengalaman pertamaku. Aku pernah beberapa kali bikin roti sebelumnya. Kenapa kok belum pernah aku bagikan di sini hingga sekarang? Karena.. sebelum2nya aku lupa memfoto hasilnya 😛

Seorang teman menaruh vode resep di Facebook. Resepnya terlihat sangat mudah dan hasil rotinya terlihat super yummy, bikin aku tergiur untuk mencoba walau saat itu lagi sakit (well, sekarang masih sakit sih 😀 ). Sayangnya, aku tidak bisa menemukan video itu lagi. Jadi, aku akan berusaha sebaik mungkin menulis langkah2nya dengan jelas. Semoga 🙂

Ini dia ^^

Bahan:
flour 550 gr Tepung Terigu Protein Tinggi yeast 20 gr Yis Kering
milk-powdered 50 gr Susu Bubuk egg 1 Telur
butter 50 gr Mentega sugar 90 gr Gula
milk  300 ml Susu Cair salt n pepper  7 gr Garam
Langkah:
  1. Dalam mangkok besar, campur dengna spatula tepung, susu bubuk, gula, dan yis kering.
  2. Tambahkan garam dan campur lagi.
  3. Tambahkan telur dan susu.
  4. Cairkan mentega kemudian masukkan ke dalam mangkok tersebut.
  5. Nah di video semua bahan di atas dicampur dan diolah dengan mixer roti. Well, aku tidak punya itu, jadi aku pakai mixer otot, alias tanganku, seperti langkah 6 – 8 di bawah 😛
  6. Aduk dengan spatula semua bahan yang di mangkok hingga tercampur rata. Adonan menjadi sangat lengket.
  7. Taburkan sedikit tepung di atas permukaan rata. Taruh adonan di atasnya.
  8. Mulai menguleni adonan hingga kalis, ini disebut kneading dalam bahasa Inggris. Prinsipnya hanya meng-“uwel2” adonan. Kadang diratakan lalu dilipat2 sampai jadi bola, lalu diangkat dan dihantamkan ke permukaan kerja. Begitu seterusnya hingga adonan tidak lagi lengket di tangan dan permukaan serta menjadi elastis, tidak pecah atau mrotol ketika ditarik. Kondisi ini yang disebut kalis. Kira2 butuh 10-15 menit menguleni dengan sepenuh jiwa biar adonan kalis. Lumayan buat latihan bisep 😛
  9. Oleskan minyak atau mentega cair ke permukaan mangkok bersis. Letakkan adonan kalis di dalamnya.
  10. Sekarang proses proofing. Ini sebenarnya hanya proses membiarkan adonan istirahat agar yis bisa bekerja mengembangkan adonan. Yis butuh lingkungan yang hangat. Karena itu, tutup mangkok dengan plastic wrap atau lap bersih. Jika perlu masukkan mangkok ke dalam oven atau microawave mati dan tutup pintunya hingga hampir rapat. Biarkan yis bekerja hingga adonan membesar 2 kali lipat. Kira2 60-90 menit, tergantung kelembaban tempatmu.
  11. Setelah adonan mengembang, tinju hinga mengempis.
  12. Karena ovenku kecil, aku cuma bisa pakai nampan panggang ukuran 20x20x5 cm. Jadi adonan kupotong separuh. Sementara kerja dengan paruhan pertama, sisanya aku suruh istirahat lagi sepert langkah 10.
  13. Oleskan minyak/mentega pada permukaan nampan.
  14. Bagi adonan menjadi 8. Bulatkan menjadi bola. Untuk setiap bola, pipihkan menjadi bentuk persegi dengan lebar 10 cm (separuh lebar nampan). Gulung menjadi tabung. Letakkan di nampan. Kita membuat 4 kolom dan 2 baris (atau 4 baris dan 2 kolom.. sama saja 😛 )
  15. Tutup dengan lap dan biarkan istirahat 15-30 menit agar mengembang hingga saling bersentuhan.
  16. Kosok telur dengan 1 sendok makan susu cair. Oleskan di atas adonan di nampan.
  17. Panggang di dalam oven bersuhu 180º C selama 20-25 menit atau hingga atasnya berwarna coklat keemasan.
  18. Ambil dari oven dan biarkan dingin sebelum dikeluarkan dari nampan.

Untuk sesi kedua, aku mencoba sedikit kreatif. Aku isi roti dengan coklat dan keju. Selain itu aku coma membuat “cinnamon roll” dengan memipihkan adonan, menaburkan gula kayu manis, menggulungnya, dan memotongnya setinggi 5 cm. Setelah dibiarkan istirahat, atasnya kuolesi dengan SM. Yummy !! ^^

IMG_20160410_184217 copy

Ps:  Resep ini hasilnya cukup lembut. Tapi, ketika dingin jadi agak keras. Jadi kamu perlu menghangatkannya sebelum makan ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s